Wednesday, February 4th, 2009 at
2:22 pm
Alkisah ada 2 orang pengemis yang kebetulan sama2 sumbing…
karena udah ngebet dua2nya pun melakukan penetrasi di sudut komplek…
cowo: ayang, em ey yu (sayang ML yuk)
cewe: iap ni, wahukin yah yang…. (udah telanjang… )
blesss… akhirnya terjadilah….
cewe: aahhhh, ahhhh, ahhhhh…… .
cowo: ohhh, ohhhh, ohhhhh enyak yang… enyak…
trus 10 menit kemudian cewe sambil berbisik namun setengah teriak…
cewe: bang, oyang bang…
cowo: iyah ayang….
cewe: bang… oyang…..
cowo: iyah ayang, ni lg oyang…
tiba2.. “PLAK”!!!!
cewe: ada oyang gobyog….!! !! (sambil nunjuk2 satpam yg lagi ngeliatin mereka berdua dari belakang)
Monday, February 2nd, 2009 at
2:10 pm
… MOM … IBU … MAK … BUNDA …
Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah kita menyakitkannya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya?
Mencaci makinya? Melawannya?
Memukulnya? Mengacuhkannya?
Meninggalkannya?
Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
Menggendong kita sendirian.
Di saat ibumu tidur, coba kamu lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya.. tangannya tak dapat hapuskan air matamu dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan.. bayangkan ibumu sudah tiada.. apakah kamu cukup membahagiakannya.. apakah kamu pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak kamu berada di dalam perutnya…
Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
duniavenus.com
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Berikan lebih banyak (give more).
5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less).
SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi IBU, tetapi…
Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita…
Kamu ingin kata-kata ini diberitahu ke teman-teman? silahkan aja dicopy dan di emailkan atau dipasang di blog kamu..!