Cinta itu seperti seseorang yang menunggu bis
Cinta itu seperti seseorang yang menunggu bis.
(http://www.duniavenus.com )
Sebuah bis datang, dan kamu bilang, “Wah…terlalu
sumpek dan panas, nggak
bisa duduk nyaman nih! aku tunggu bis berikutnya saja”
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan
berkata, “Aduh bisnya
kurang asik nih dan kok gak cakep begini… nggak mau
ah..”
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi
dia seakan-akan tidak
melihatmu dan melewatimu begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong,
cukup bagus, tapi kamu
bilang, “Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan”. Maka
kamu membiarkan bis
keempat pergi..
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa
terlambat pergi ke
kantor.
Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu
langsung melompat masuk
ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya
sadar kalau kamu salah
menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu
tuju! Dan kamu baru
sadar telah menyiakan waktumu sekian lama..
Moral dari cerita ini, sering kali seseorang menunggu
orang yang
benar-benar ‘ideal’ untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang
yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun
sekali-kali tidak akan
pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia. Tidak
ada salahnya memiliki
persyaratan untuk ‘calon’, tapi tidak ada salahnya
juga memberi kesempatan
kepada yang berhenti di depan kita. Tentunya dengan
jurusan yang sama
seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak
cocok, apa boleh
buat.. tapi kamu masih bisa berteriak ‘Kiri !’ dan
keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,
semuanya bergantung
pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki
sendiri menuju kantormu,
dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang
yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kamu benar-benar
menemukan bis yang kosong,
kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya
sejurusan dengan tujuanmu,
kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis
tersebut di depanmu.
Untuk dia memberi kesempatan kamu masuk ke dalamnya.
Karena menemukan yang
seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga
dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia. Bis seperti apa yang
kamu tunggu?
(Silvia)
